Monday, May 14, 2012

Tambatan Cintaku


Seandainya kau tahu
Betapa sulitnya waktuku berlalu tanpamu
Seandainya kau mengerti
Betapa perihnya hatiku saat kau sakiti
Tapi kau hanya ingin tahu
Seberapa besar cintaku padamu
Seberapa dalam rindu ini ku simpan untukmu
Kau salah. . .
Cintaku kecil padamu
Lebih kecil dari kuku kuku jarimu
Tapi slalu ada. . .
Rinduku dangkal untukmu
Lebih dangkal dari mata kakimu
Tapi tetap terisi air
Cukup untuk menyegarkan hidupmu
Apalah arti cinta bila tak saling mencinta?
Apalah arti abadi bila tak saling mengerti?
Tapi cintaku tak seperti kata mutiara
Cintaku nyata
Yang tidak hanya sesaat melenakan mata
Tapi cinta ini…….
Bersemi laiknya turi yang tumbuh di tengah tengah ilalang
Tetap putih meski dihempas derasnya hujan
Tetap bersemi di tengah terik matahari
Itulah cintaku,
Yang hanya padamu
Ku tambatkan


Puisi ini Karya : Ibnu Abhi

1 comment:

  1. riwayat cinta tiada kalimat
    ------------------------------

    Untuk cinta sememangnya gila
    Gila-gila hanya tuk remaja

    Gila bayang kerana sayang
    Kerana sayang sanggup nyawa melayang

    Kerana cinta tiada terkata
    Dari cela ataupun nista

    Daerah cinta tiada penjajah
    Semua sanggup pegang amanah

    Cinta dunia
    Hanya di sana
    Tempatnya dikurnia
    Sakit atau sedap sendirilah Tanya

    Lalu cinta itu ke mana
    Sebenarnya tak kemana
    Sakitnya Nampak merana
    Padahal sedap terlaksana
    Jadilah gila yang bijaksana
    Mengukur melerai saksama
    Tiada peduli hindu atau cina
    Tetap cinta datang melanda
    Bagi yang bersedia
    Masih terpinga-pinga
    Dikulitnya domba
    Di dalam itu singa
    Sapa bisa berlumba
    Dari kudrat yang berkuasa
    Perhatikan ke mana sahaja
    Arah mu tetap ke esa

    ReplyDelete

Salam Ukhuwah .
Terima Kasih Sudi Singgah .
Do Come Again . :)

nRelate - Posts and Homepage

ALL RIGHT RESERVE BELONGS TO REDHEART MASTERPIECE